Seo Services
Results for Komponen Elektronika
Agustus 21, 2018
TEORI DASAR TRANSISTOR




Transistor adalah komponen elektronika yang terbuat dari dari bahan semi konduktor jenis N dan jenis P. Transistor  memiliki 3 kaki yaitu: basis (B)kolektor (C) dan emitor (E). Berdasarkan susunan semikonduktor yang membentuknya, transistor dibedakan menjadi dua tipe, yaitu transistor jenis PNP dan transistor jenis NPN. Untuk membadakan transistor PNP dan NPN dapat dari arah panah pada kaki emitornya. Pada transistor PNP anak panah mengarah ke dalam dan pada transistor NPN arah panahnya mengarah ke luar.

TIPE TRANSISTOR



1 NPN Pada transistor jenis NPN terdapat arah arus aliran yang berbeda dengan transistor jenis PNP, dimana NPN mengalir arus dari kolektor ke emitor. Dan pada NPN, untuk mengalirkan arus tersebut dibutuhkan sambungan ke sumber positif (+) pada kaki basis. Cara kerja NPN adalah ketika tegangan yang mengenai  kaki basis, hingga dititik saturasi, maka akan menginduksi arus dari kaki kolektor ke emitor. Dan transistor akan berlogika 1 (aktif). Dan apabila arus yang melalui basis berkurang, maka arus yang mengalir pada kolektor ke emitor akan berkurang, hingga titik cutoff. Penurunan ini sangatlah cepat karena perbandingan penguatan yang terjadi antara basis dan kolektor melebihi 200 kali.

2PNP


Pada PNP, terjadi hal sebaliknya ketika arus mengalir pada kaki basis, maka transistor berlogika 0 (off). Arus akan mengalir apabila kaki basis diberi sambungan ke ground (-) hal ini akan menginduksi arus pada kaki emitor ke kolektor, hal yang berbeda dengan NPN, yaitu arus mengalir pada kolektor ke emitor. Penggunaan transistor jenis ini mulai jarang digunakan. Dibanding dengan NPN, transistor jenis PNP  mulai sulit ditemukan dipasaran






  • Fungsi Transistor Lainnya :
  • Sebagai penguat amplifier.
  • Sebagai pemutus dan penyambung (switching).
  • Sebagai pengatur stabilitas tegangan.
  • Sebagai peratas arus.
  • Dapat menahan sebagian arus yang mengalir.
  • Menguatkan arus dalam rangkaian.
  • Sebagai pembangkit frekuensi rendah ataupun tinggi.

JENIS JENIS TRANSISTOR

1BJT

BJT (Bipolar Junction Transistor) adalah salah satu dari dua jenis transistor. Cara kerja BJT dapat dibayangkan sebagai dua diode yang terminal positif atau negatifnya berdempet, sehingga ada tiga terminal. Ketiga terminal tersebut adalah emiter (E), kolektor (C), dan basis (B).
Perubahan arus listrik dalam jumlah kecil pada terminal basis dapat menghasilkan perubahan arus listrik dalam jumlah besar pada terminal kolektor. Prinsip inilah yang mendasari penggunaan transistor sebagai penguat elektronik. Rasio antara arus pada koletor dengan arus pada basis biasanya dilambangkan dengan β atau . β biasanya berkisar sekitar 100 untuk transistor-transisor BJT.

2FET

FET dibagi menjadi dua keluarga: Junction FET (JFET) dan Insulated Gate FET (IGFET) atau juga dikenal sebagai Metal Oxide Silicon (atau SemiconductorFET (MOSFET). Berbeda dengan IGFET, terminal gate dalam JFET membentuk sebuah diode dengan kanal (materi semikonduktor antara Source dan Drain). Secara fungsinya, ini membuat N-channel JFET menjadi sebuah versi solid-state dari tabung vakum, yang juga membentuk sebuah diode antara grid dan katode. Dan juga, keduanya (JFET dan tabung vakum) bekerja di "depletion mode", keduanya memiliki impedansi input tinggi, dan keduanya menghantarkan arus listrik di bawah kontrol tegangan input.
FET lebih jauh lagi dibagi menjadi tipe enhancement mode dan depletion mode. Mode menandakan polaritas dari tegangan gate dibandingkan dengan source saat FET menghantarkan listrik. Jika kita ambil N-channel FET sebagai contoh: dalam depletion mode, gate adalah negatif dibandingkan dengan source, sedangkan dalam enhancement mode, gate adalah positif. Untuk kedua mode, jika tegangan gate dibuat lebih positif, aliran arus di antara source dan drain akan meningkat. Untuk P-channel FET, polaritas-polaritas semua dibalik. Sebagian besar IGFET adalah tipe enhancement mode, dan hampir semua JFET adalah tipe depletion mode.

1.perbedaan transistor bipolar dan unipolar  
1    Bipolar 
    Transistor yang memiliki dua sambungan kutubdisebut Transistor Junction dan karena mempunyai dua macam pembawa muatan yaitu elektron 
    bebas pada N dan hole pada P
    Cara Kerja Transistor Bipolar
    Menggunakan dua polaritas pembawa muatan elektron dan lubang untuk membawa arus listrik.
    
2    Unipolar
    Transistor yang memiliki satu sambungan kutub, yang terbagi menjadi dua yaitu FET ( Field Effect Transistor ) memiliki JFET 
    kanal P dan N, dan MOSFET memilki kanal P dan N
    Cara Kerja Transistor Unipolar
    Hanya menggunakan satu jenis pembawa muatan (elektron atau hole, tergantung dari tipe FET ). 
   
PENGGUNAAN TRANSISTOR SEBAGAI PENGUAT 

  • Transistor adalah alat semikonduktor yang dipakai sebagai penguat, pemotong (switching), stabilisasi tegangan, modulasi sinyal atau fungsi lainnya
  • Prinsip yang di pakai didalam transistor sebagai penguat yaitu arus kecil pada basis dipakai untuk mengontrol arus yang lebih besar yang diberikan ke kolektor melalui transistor tersebut
  • Transistor sebagai penguat ada 3 kelas yaitu:kelas A
                                                                                   Kelas B
                                                                                
                                                                                    Kelas AB
  • GAMBAR RANGKAIANYA
  •     GAMBAR A

  • KELAS B



  • KELAS AB



Reviewed by rio adi saputra on Agustus 21, 2018 Rating: 5

kondensator

Agustus 06, 2018

Kapasitor merupakan komponen elektronika yang mempunyai kemampuan untuk menyimpan muatan listrik selama waktu tertentu. Kemampuan kapasitor dalam menyimpan muatan ini disebut dengan istilah kapasitas (kapasiteit) kapasitor. Tiap tiap kapasitor mempunyai daya tampung muatan listrik dan daya tahan terhadap tegangan listrik terntentu. Daya tahan terhadap tegangan ini harus benar benar diperhatikan pada waktu praktek pemasangan di rangkaian. Pemberian tegangan yang melebihi batas yang ditetapkan akan menyebabkan kapasitor tersebut akn meledak. Kapasitor yang dapat meledak ini biasanya kapasitor elektrolit dan sering disebut dengan istilah elco (electrolit condensator).
FUNGSI KONDENSATOR

1. Sebagai penyimpan arus dan tegangan
2. Sebagai Filter dalam rangkaian Regulator / Power Suppy
3. Sebagai konduktor yang dapat melewatkan arus listrik AC ( Alternating Current )
4. Sebagai kopel / kopling / penghubung dalam suatu rangkaian
5. Sebagai pembangkit frekuensi dalam rangkaian oscilator

6. Sebagai pemilih frekuensi / gelombang ( kondensator variable )

Jenis dan Macam Kondensator

  1. kondensator tetap
  2. kondensator variable (VARCO)
KONDENSATOR TETAP
  1. Kondensator Keramik
  2. Kondensator Polyester
  3. Kondensator Kertas
  4. Kondensator Mika
  5. Kondensator Elektrolit
  6. Kondensator Tantalum
KONDENSATOR VARIABLE
  1. Kondensator Variable ( Varco )
  2. Kondensator Trimmer
PENJELASAN JENIS KONDENSATOR

a. Kondensator Keramik

Kondensator keramik adalah kondensator yang isolatornya berbahan keramik tidak mempunyai polaritas, dalam pemasangannya bisa bolak-balik dan bentuk fisik umumnya bulat tipis. Nilai kondensator keramik biasanya tersedia berkisar antara 1 pF sampai 0,001 uF. Pada masa sekarang kondensator keramik yang di rancang makin kecil menyesuaikan dengan kebutuhan peralatan elektronika yang makin kecil juga. Kapasitor ini dinamakan chip capasitor dan hanya bisa dipasang dalam rangkaian menggunakan Mesin produksi SMT ( Surface Mount Technology ) yang mempunyai kecepatan tinggi.

b. Kondensatator polyester

Kondensator Polyester adalah kondensator yang isolatornya terbuat dari bahan polyester dengan bentuk fisik persegi empat dan tidak mempunyai polaritas.





c Kondensator Kertas


Terbuat dari bahan kertas, tidak mempunyai polaritas dan umumnya tersedia dengan nilai antara 300 pF sampai 4 uF


d. Kondensator Mika


Kondensator ini terbuat dari bahan mika tidak mempunyai polaritas maka bisa di pasang bolak-balik dan umumnya tersedia nilai antara 50 pF sampai 0,002 uF







e kondensator elektrolit(elco)

Kondensator ini terbuat dari bahan cairan  elektrolit (Electrolyte) dan berbentuk tabung. Kondensator ini mempunyai polaritas positif  (+) dan negatif (-). Kondensator elektrolit (Elco) bahan pembungkusnya terbuat dai aluminium kemudian dibungkus lagi dengan bahan plastik yang bertuliskan nilai kondensator dan batasan tegangan maximum. Untuk diperhatikan kondensator jenis Elco ini tidak bisa di pasang terbalik, dan melampai batas tegangan yang tertera di badan elco, komponen ini akan pecah atau meledak.











f. kondensator tantalum


Kondensator ini mempunyai polaritas positif (+) dan negatif (-) bahan isolatornya juga dari elektrolit. Komponen ini disebut kapasitor Tantalum karena bahannya dari logam tantalum untuk terminal anodanya (+). Kelebihan kondensator Tantalum ini adalah dapat bekerja dengan baik pada suhu yang tinggi dan memiliki kapasitansi yang besar tetapi bentuk ukuran fisik biasanya kecil tetapi soal harga lumayan mahal. Komponen ini banyak digunakan pada perangkat elektronika seperti komputer atau gadget lainnya.
Pengertian Transistor dan Jenis-jenis Transistor

Pengertian Transistor dan Jenis-jenis Transistor – Transistor adalah komponen semikonduktor yang memiliki berbagai macam fungsi seperti sebagai penguat, pengendali, penyearah, osilator, modulator dan lain sebagainya. Transistor merupakan salah satu komponen semikonduktor yang paling banyak ditemukan dalam rangkaian-rangkaian elektronika. Boleh dikatakan bahwa hampir semua perangkat elektronik menggunakan Transistor untuk berbagai kebutuhan dalam rangkaiannya. Perangkat-perangkat elektronik yang dimaksud tersebut seperti Televisi, Komputer, Ponsel, Audio Amplifier, Audio Player, Video Player, konsol Game, Power Supply dan lain-lainnya.

Jenis Jenis TransistorPengertian Transistor dan Jenis-jenis Transistor

Pengertian Transistor dan Jenis-jenis Transistor – Transistor adalah komponen semikonduktor yang memiliki berbagai macam fungsi seperti sebagai penguat, pengendali, penyearah, osilator, modulator dan lain sebagainya. Transistor merupakan salah satu komponen semikonduktor yang paling banyak ditemukan dalam rangkaian-rangkaian elektronika. Boleh dikatakan bahwa hampir semua perangkat elektronik menggunakan Transistor untuk berbagai kebutuhan dalam rangkaiannya. Perangkat-perangkat elektronik yang dimaksud tersebut seperti Televisi, Komputer, Ponsel, Audio Amplifier, Audio Player, Video Player, konsol Game, Power Supply dan lain-lainnya.

Jenis Jenis Transistor
kondensator kondensator Reviewed by rio adi saputra on Agustus 06, 2018 Rating: 5
ads 728x90 B
Diberdayakan oleh Blogger.